H. MARWAN: 36 RENCANA PEMBANGUNAN SUDAH DIUSULKAN DALAM MUSRENBANG PROVINSI JABAR 2022.

12 April 2021

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Barat tahun 2022 secara virtual dari Pendopo Sukabumi, Senin (12/4/2021).

 

H. Marwan mengatakan, banyak informasi dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam Musrenbang Provinsi Jawa Barat. Terutama di bidang infrastruktur. “Usulan yang sudah dimasukan sekitar 36. Paling banyak infrastruktur. Mulai dari pembangunan jalan, irigasi, perkantoran, dan taman. Bahkan Jalur Sutra (Sukabumi Utara) kita usulkan juga. Mudah-mudahan masuk,” katanya.

 

Selain itu, penguatan sumber daya manusia (SDM), sektor pariwisata, dan pertanian pun diusulkan. Apalagi pariwisata dan pertanian merupakan sektor prioritas Kabupaten Sukabumi. “Sektor pariwisata dan pertanian sudah jelas. Bahkan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu jadi perhatian dalam musrenbang tadi,” ucapnya.

 

Gubernur Jawa Barat HM Ridwan Kamil mengatakan, semua pihak harus optimis dalam menyambut 2022. Meskipun sampai saat ini masih digempur pandemi covid 19. “Tetap optimis. Kita harus berjuang bersama menang,”.

 

Menurutnya, kunci kemenangan dalam perjuangan berkolaborasi. Sebab, tidak bisa semua pihak bekerja sendiri. Maka dari itu, semua pihak harus berkolaborasi. Mulai dari akademisi, pengusaha, komunitas, pemerintahan, dan media, “bebernya.

 

Selain itu, Kang Emil pun membuat arah baru ekonomi Jawa Barat. Pertama yang berkaitan dengan investasi. Sebab, Jawa Barat selalu juara dalam hal investasi. “Soal investasi, Jawa Barat, se-Indonesia. Sebab, infrastruktur di Jabar bagus. Ditambah, manusianya sumber daya selalu tampil paling produktif,” terangnya.

 

Selain itu, Jabar harus swasembada dan bergeser ke ekonomi hijau. Sehingga semua hasil pertanian dan lainnya ada dan tersedia di Jawa Barat. “Makanya lahir petani milenial. Termasuk mengajak semua pihak mulai menggunakan kendaraan listrik,” jelasnya.

 

Hal ikhwal bidang kesehatan pun harus tetap. Berkaca dari pandemi covid 19, benteng pertahanan di bidang kesehatan masih lemah. “Kami tugaskan BUMD Jasa Sarana untuk membangun rumah sakit. Karena kita masih butuh ribuan Puskesmas untuk melayani masyarakat di Jabar,” terangnya.

 

Terakhir berkaitan dengan pariwisata, pemerintah daerah bisa lebih difokuskan pada pariwisata lokal melalui pemberdayaan potensi yang ada. “Bali, ekonominya masih minus karena pengembangan wisatawan kepada wisatawan asing. Di kita fokus kepada pariwista lokal. Sebab disana ada wisata alam juga belanja wisata,” pungkasnya.

 

#sukabumi #Sukabumi #kabsukabumi #kabupatensukabumi #jabar #jawabarat #corona # covid19 #lawancorona #adaptasikebiasaanbaru (AKB) #selalupakaimasker #rajincucitanagan #bersamaKabupatenSukabumibisa

#jagapolahidupbersihdansehat

Sumber: sukabumikab.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here