Published On: Rab, Feb 8th, 2017

Peserta BPJS Dapat Mengunduh Aplikasi Kesehatan Mobile di Google Play Store

Peserta BPJS Dapat Mengunduh Aplikasi Kesehatan Mobile di Google Play StoreSukabumi POS

                Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengelola risiko penyakit-penyakit kronis sejak dini, BJPS Kesehatan meluncurkan layanan mobile skrining. Skrining riwayat kesehatan ini merupakan penambahan fitur di aplikasi BPJS Kesehatan Mobile. Peluncuran layanan mobile skrining ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, Rabu, 1 Februari 2017. Untuk wilayah Sukabumi dan Cianjur, peluncuran dilaksanakan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Utama  Sukabumi, Jl. Siliwangi 120-122 Kota Sukabumi. Dihadiri oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang  Utama Sukabumi beserta jajaran, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, dan insan pers. Kepala BPJS Kesehatan Cabang  Utama Sukabumi, Adrian Ridwan Malik, didampingi Kepala Unit Manajemen Pelayanan Kesehatan Primer, Dwi Ayu Larasati, menjelaskan, jika sebelumnya peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) hanya dapat melakukan skrining riwayat kesehatan secara manual di kantor cabang BPJS Kesehatan atau fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan, maka sekarang mereka bisa melihat potensi risiko kesehatannya cukup dengan melakukan skrining riwayat kesehatan melalui fitur skrining riwayat kesehatan pada aplikasi BPJS Kesehatan Mobile yang bisa diakses melalui smartphone android.

                “Peserta dapat mengunduh aplikasi BPJS Kesehatan Mobile di Google Play Store, kemudian melakukan regitrasi dengan mengisi data diri yang dibutuhkan. Setelah terdaftar dan mengklik tombol log in, peserta dapat memilih menu Skrining Riwayat Kesehatan. Kemudian peserta akan diminta mengisi 47 pertanyaan  yang terdiri atas kebiasaan dan aktifitas sehari-hari, penyakit yang pernah diidap, riwayat penyakit keluarga peserta, dan pola makan peserta. Apabila semua pertanyaan tersebut telah dijawab, maka peserta akan memperoleh hasil skrining riwayat kesehatan pada saat itu pula,” jelasnya. Jika peserta memiliki risiko rendah, maka peserta akan disarankan untuk menjaga pola hidup sehat dan melakukan latihan fisik rutin setiap hari. Namun, apalbila hasil skrining peserta terdeteksi memiliki potensi sedang atau tinggi diabetes mellitus, maka peserta akan memperoleh nomor legalisasi atau nomor skrining sekunder dan akan diarahkan untuk mengunjungi fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) tempatnya terdaftar untuk memperoleh tindak lanjut serta melakukan pengecekan gula darah puasa dan gula darah post prandial. Jika peserta terdeteksi memiliki potensi sedang atau tinggi penyakit hipertensi, ginjal kronik, dan jantung coroner, maka peserta disarankan agar melakukan konsultasi ke FKTP untuk melakukan tindak lanjut atas hasil skrining riwayat kesehatannya.

                Ditambahkan pula, selama tahun 2016, BPJS Kesehatan telah melakukan skrining kesehatan kepada peserta JKN-KIS di seluruh Indonesia. Hasilnya, untuk kategori untuk penyakit Diabetes Melitus terdapat 702.944 peserta berisiko rendah, 36.225 peserta berisiko sedang, dan 651 peserta berisiko tinggi. Sementara untuk kategori penyakit hipertensi, 632.760 peserta berisiko rendah, 104.967 peserta berisiko sedang, dan 2.093 peserta berisiko tinggi. Pada kategori ginjal kronik, 715.682 peserta terdeteksi memiliki risiko rendah, 23.307 peserta berisiko sedang, dan 831 peserta berisiko tinggi. Sedangkan pada kategori jantung koroner, sebanyak 680.172 peserta berisiko rendah, 57,692 peserta berisiko sedang dan 1.956 peserta berisiko tinggi.

                Dengan diluncurkannya fitur skrining riwayat kesehatan ini, diharapkan peserta JKN-KIS dapat melakukan pemeriksaan kesehatan dan mengetahui risiko kesehatannya lebih dini. Semakin cepat diketahui, maka akan semakin cepat pengelolaannya dilakukan, sehingga jumlah penderita penyakit kronis dapat menurun.(M.YUNUS/AM.HAMZAH)

 

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>