Published On: Jum, Mar 17th, 2017

Perjalanan Umat Islam Sebagai Salah Satu Perjalanan Sejarah Bangsa dan Negara Indonesia

Sukabumi POS 

Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd. menegaskan, seluruh Bangsa Indonesia sudah sepakat, bahwa Negara Indonesia bukan Negara Islam dan bukan Negara Sekuler. Namun demikian tidak bisa dipungkiri, bahwa Negara Indonesia memiliki nilai historis dengan Islam, dari mulai Negara Indonesia diperjuangkan, dibentuk dan dibangun, tidak pernah meninggalkan nilai-nilai keislaman. Sebagai salah satu contohnya, Negara Indonesia ini diperjuangkan dengan darah para ulama dan umat Islam, serta di dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 ada ruh keislamannya. Oleh karenanya, kendati Negara Indonesia bukan Negara Islam, tapi tidak bisa dipisahkan antara Negara Indonesia dengan keislaman.

                Ditegaskan pula, hal ini menjadi bahan pemikiran dan pekerjaan bagi seluruh pemimpin umat Islam, serta MUI (Majelis Ulama Indonesia), Pimpinan Pondok Pesantren dan Pimpinan Ormas Islam, karena permasalahan umat, dari waktu ke waktunya terus bertambah, tapi jumlah ulama dari waktu ke waktunya terus berkurang. Untuk itu, para pemimpin umat Islam harus senantiasa berupaya optimal dan bekerja keras, khususnya dalam upaya menciptakan dan menambah kader-kader ulama baru.

                Penegasan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan saat memberi sambutan sekaligus membuka secara resmi Rakerda (Rapat Kerja Daerah) MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kota Sukabumi Tahun 2017, serta Pengukuhan Forum Pondok Pesantren Kota Sukabumi, tepatnya tanggal 14 Maret 2017, di Gedung Pusat Kajian Islam Kota Sukabumi. Hadir pada kesempatan tersebut, unsur Forkopinda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), para Kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) terkait, Kepala Kantor Kemenag (Kementerian Agama) Kota Sukabumi, Ketua MUI Kota Sukabumi, para Pimpinan Pondok Pesantren, Alim Ulama dan para tamu undangan lainnya.

                Diharapkannya, melalui Rakerda MUI Kota Sukabumi Tahun 2017 ini, perjalanan umat Islam ke depannya, sebagai salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan sejarah bangsa dan negara Indonesia, dapat memiliki peran secara optimal, khususnya dalam melakukan pengelolaan pembangunan dan menyelesaikan berbagai permasalahan bangsa Indonesia.

                Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, Kota Sukabumi saat ini sudah memiliki Forum Pondok Pesantren, yang anggotanya mencapai 94 Pondok Pesantren. Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, melalui Forum Pondok Pesantren ini, bisa mengokohkan dan meningkatkan kualitas Pondok Pesantren, serta peran dan fungsi para Pimpinan Pondok Pesantren dalam kerangka Zihad Fisabilillah, untuk menegakan dan meningkatkan kualitas umat Islam khususnya di Kota Sukabumi, menuju Pemerintahan Rahmatan Lil Alamin. Dalam kesempatan tersebut, diserahkan bantuan beasiswa kepada para santri dan guru ngaji, yang dikhususkan kepada para Tahfidz, dari Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kota Sukabumi sebesar Rp. 150 juta.(MAY/AMH)

 

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>