Published On: Rab, Feb 8th, 2017

Penyalahgunaan Narkoba di Wilayah Sukabumi Terus Mengalami Peningkatan

Penyalahgunaan Narkoba di Wilayah Sukabumi Terus Mengalami PeningkatanSukabumi POS 

Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional) Kabupaten Sukabumi, AKBP Yus Danial, menghimbau kepada segenap lapisan warga masyarakat Sukabumi, agar senantiasa berupaya optimal menghindari penyalahgunaan Narkoba (Narkotika, Obat dan Bahan Berbahaya) serta obat-obatan terlarang. Karena pengguna Narkoba dan obat-obatan terlarang di wilayah Sukabumi, terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yakni bukan hanya orang tua dan pemuda saja, tapi sudah masuk ke kalangan pelajar. Selain itu, peredaran Narkoba dan obat-obatan terlarang, di wilayah Sukabumi juga terus meningkat secara signifikan. Disamping itu, Kepala BNN Kabupaten Sukabumi juga mengimbau kepada segenap lapisan warga masyarakat Sukabumi, agar senantiasa waspada terhadap munculnya jenis Narkoba baru. Dijelaskannya, sesuai dengan hasil laboratorium BNN Nomor B/ND-37/1/BL/BL.00.00/2017/Balai Lab BNN pada bulan Januari 2017, BNN menemukan 7 NPS (New Psychoactive Substances) atau narkotika jenis baru, yang peredarannya sudah mulai masuk ke Indonesia. Adapun ke 7 jenis zat narkotika baru hasil dari sampel yang dikirim ke Lab BNN selama 2 bulan terakhir ini, terdiri dari 4 zat golongan synthetic cannabinoid, yakni mexedrone, N-ethy pentylone, pentylone dan 4-CEC, 1 zat golongan synthetic phenethylamine atau 2-CI, dan 2 zat golongan synthetic cannabinoid, yakni JWH-122 dan JWH-073. Sedangkan total NPS di Indonesia saat ini, yakni mencapai 53 zat, diantaranya sebanyak 43 zat sudah diatur dalam Permenkes (Peraturan Menteri Kesehatan) RI Nomor 2 Tahun 2017.

                Himbauan Kepala BNN Kabupaten Sukabumi tersebut, disampaikan saat melakukan sosialisasi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba)  serta obat-obatan terlarang, tepatnya tanggal 5 Februari 2017, di area car free day, Jalan R. Syamsudin, S.H, Kota Sukabumi, dalam rangka menyukseskan Program Demand Reduction Nasional, dengan mengambil tema, Bersama Masyarakat Sukabumi Cegah dan Berantas Narkoba. Dikatakannya, ancaman bahaya penyalahgunaan Narkoba ini, harus senantiasa diwaspadai oleh seluruh komponen bangsa dan negara tanpa kecuali. Selain itu, peran serta warga masyarakat pun harus senantiasa ditingkatkan dan kompak, dalam memerangi penyalahgunaan dan mencegah peredaran Narkoba dan obat-obatan terlarang, khususnya di wilayah Sukabumi. Sebab di Sukabumi pun, tidak menutup kemungkinan beredar NPS baru tersebut.

                Dikatakan pula, upaya pencegahan penyalahgunaan Narkoba dan obat-obatan terlarang oleh seluruh komponen bangsa dan negara, merupakan langkah terdepan dan sangat penting, khususnya dalam menghadapi ancaman dan memerangi penyalahgunaan serta mencegah peredaran tidak kejahatan obat haram tersebut. Adapun maksud dan tujuan dari upaya tersebut, untuk memperkuat jaringan dan sistem daya tahan atau imunitas warga masyarakat, yang terdiri dari aspek biologis, psikologis, sosiologis dan teologis dari pengaruh penyalahgunaan Narkoba dan obat-obat terlarang, sekaligus sebagai salah satu proteksi atau sistem perlindungan, terhadap pemicu berbagai gejala potensial terjadinya penyalahgunaan serta peredaran Narkoba dan obat-obatan terlarang.(M.YUNUS/AM.HAMZAH)

 

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>