Published On: Jum, Jan 20th, 2017

PABRIK SEMEN JAWA, GUNUNG GURUH LECEHKAN PENGUSAHA ANGKUTAN PRIBUMI

Pasir haling (Sukabumipos).

Perusahaan pabrik semen jawa (SCG) Gunung guruh kabupaten Sukabumi diduga melecehkan perusahaan Angkutan pribumi,sehingga selama pabrik semen  yang berolakasi di Wilayah Pasir Malang Gunung Itu lebih dominan menggunakan Angkutan dari luar daerah Sukabumi.Akibatnya pengusaha Angkutan pribumi protes dan mengadu ke Dinas perhubungan Sukabumi dan Organda kabupaten Sukabumi. Bahkan jalan Raya antara Wilayah Pabrik sampai dengan jalur yang melintasi Cikembar rusak parah akibat dilaluinya kendaraan-kendaraan besar yang melintasi jalur tersebut.Pemerintah kabupaten Sukabumi kebagian getahnya padahal baik retribusi maupun pajak angkutan yang dimiliki Pabrik semen SCG dinikmati pihak lain.

Pabrik semen SCG sebenarnya menjadi kebanggan pemerintah kabupaten Sukabumi,namun disayangkan pengoprasian  angkutan kendaraannya tidak menggunakan pengusaha pribumi sehingga menimbulkan masalah baru. Padahal pengusaha angkutan pribumi juga banyak yang mampuh untuk menjadi mitra Angkutan semen Jawa SCG tersebut.Bisa saja pabrik semen itu dianggap melanggar komitmen dalam jasa angkutan bahan baku/Matrial  dari lokasi galian ke tempat penimbunan atau gudang  di pabrik tersebut.Dan tidak jelas alasannya kenapa pabrik semen SCG itu lebih menggunakan jasa angkutan non pribumi,sebenarnya pihak pengusaha jasa angkutan pribumi sering melakukan penawaran namun tidak memberikan respon positif, dengan alasan yang tidak jelas,kata salah seorang pengusaha angkutan kepada Wartawan Sukabumipos Yang tidak bersedia disebut namanya.

Wakil ketua Organda kabupaten Sukabumi,H.Munir Ridwan ,saat dihubungi Wartawan Sukabumi dikantor Organda,Rabu 19 Januari 2017 membenarkan mendapat pengaduan dari pengusaha jasa Angkutan pribumi Sukabumi dan pihaknya sudah merespon pengaduan itu dengan mengirim surat permohonan kepedulian memperhatikan pengusaha Lokal. Suratnya sudah kami kirimkan ke perusahaan semen Jawa SCG yang tembusannya disampaikan ke berbagai instansi pemerintah termasuk,Bupati Sukabumi,Kapolres Sukabumi,Ka Dishub kabupaten Sukabumi, “ ya mudah-mudahan ada jawaban positif,kami tetap akan membantu pengusaha local,sebab pemasukan pajak dan retribusi pun akan dapat dihimpun oleh pemerintah Daerah untuk kepentingan PAD,” katanya.

Sementara itu,kepala Dinas perhubungan kabuupaten Sukabumi,Drs.H.Thendy saat dihubungi beberapa waktu lalu membenarkan adanya laporan pengusaha Jasa angkutan local yang  datang ke kantornya,pihaknya siap mengakomidr laporan itu dan membantu pihak pengusaha angkutan pribumi atau pengusaha local.Tegasnya.(AM.Hamzah).

About the Author

- Wakil Ketua PWI Sukabumi, Pimpinan Redaksi Sukabumi Pos

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>