Published On: Jum, Apr 21st, 2017

Munculnya Pelaku Ekonomi Kreatif Semakin Minim Kesempatan Kerja di Sektor Formal

Sukabumi POS

Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M. menegaskan, warga masyarakat Kota Sukabumi, memiliki potensi yang sangat besar akan kreatifitas, yang berbasis pada pengusaan ide, gagasan, ilmu pengetahuan dan teknologi serta budaya lokal, sehingga dapat membentuk suatu identitas baru dalam perekonomian dunia, yakni ekonomi kreatif. Penegasan Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan saat memberi sambutan sekaligus membuka secara resmi Sukabumi Creative Ekonomi Fair Tahun 2017, tepatnya tanggal 15 April 2017, di Halaman Balai Kota Sukabumi.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, Ketua DPRD Kota Sukabumi, unsur Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Sukabumi, Ketua TP PKK Kota Sukabumi, para Asisten Daerah dan Staf Ahli Walikota Sukabumi, para Kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), serta para tamu undangan lainnya.

Ditegaskan pula, Pemerintah Kota Sukabumi, sejak tahun 2012 telah membentuk Seksi Pengembangan Ekonomi Kreatif, pada Disporapar (Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata) Kota Sukabumi, yang tugas dan fungsinya untuk menumbuh kembangkan potensi ekonomi kreatif di Kota Sukabumi, dan nomenklatur ini menjadi pelopor atas pembentukan lembaga serupa, di tingkat Pemerintah Kabupaten dan Kota se Indonesia, bahkan di tingkat Pemerintah Provinsi.

Selain itu juga ditegaskan, seiring dengan tumbuhnya teknologi digital dan internet, telah memudahkan kinerja semua pihak, sekaligus merekatkan jarak antar manusia, sehingga dapat memunculkan berbagai komunitas para pelaku ekonomi kreatif di Kota Sukabumi, seperti pada sektor desain, kriya, fashion, film, animasi, fotografi, kuliner, seni pertunjukan dan lain-lain, yang mampu menjadi katup pengaman dari semakin minimnya kesempatan kerja di sektor-sektor formal.

Walikota Sukabumi mengharapkan, para pelaku dan komunitas ekonomi kreatif di Kota Sukabumi, mampu menampilkan kreasi dan potensinya masing-masing, serta dapat terpetakan secara lebih komprehensif, sehingga dapat menjadi dasar perencanaan kebijakan yang lebih tajam lagi, dalam kerangka mewujudkan masyarakat Kota Sukabumi yang lebih berkualitas, berdaya saing dan berkelanjutan, yang berbasiskan pada kearifan lokal, sesuai dengan visi dan misi Kota Sukabumi yang telah disepakati bersama, yakni menuju Pemerintahan Yang Rahmatan Lil Alamin.

Sementara Kepala Disporapar Kota Sukabumi, H. Adang Taufik, S.H., M.Si. menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan dalam Sukabumi Creative Ekonomi Fair Tahun 2017 ini, diantaranya rally photo city, pameran ekonomi kreatif, pertunjukan seni kreatif anak jalanan, serta fashion on the street, yakni lomba mendesain, memproduksi dan mempertunjukan fashion spektakuler, untuk keperluan karnaval atau pawai di jalan.

Adapun peserta yang mengikuti Sukabumi Creative Ekonomi Fair Tahun 2017 ini, terdiri dari para pelajar tingkat SD dan SLTP se Kota Sukabumi, serta para pelajar tingkat SLTA dan Umum atau Komunitas se Jawa Barat. Sedangkan maksud dan tujuan dilaksanakannya Sukabumi Creative Ekonomi Fair Tahun 2017 ini, diantaranya untuk membentuk suatu creativity zone, ruang bersama untuk bergerak dan bersinergi antara aktor pengembang ekonomi kreatif, dengan sasaran 4 aktor pengembang ekonomi kreatif, yakni Intelektual, Business, Government dan Community atau Sosial Grup.(AMH/MAY)

 

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>