Published On: Kam, Jan 18th, 2018

Komisi IX DPR RI Lakukan Pengawasan Difteri di Provinsi Sumatera Barat

Komisi IX DPR RI Lakukan Pengawasan Difteri di Provinsi Sumatera Barat

Padang – Komisi IX DPR RI melakukan pengawasan penanganan KLB Difteri di Sumatera Barat Kota Padang.

Tim Komisi IX yang datang pada Kamis (18/1/2018) pagi itu melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit untuk diskusi langsung pengawasan dan penanganan KLB Difteri. Pada pertemuan tersebut juga turut  hadir Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa saat ini, Wabah difteri makin meluas hampir seluruh wilayah di Indonesia. Bakteri penyebab difteri menyebar dengan cepat tidak hanya di daerah yang layanan kesehatannya dinilai buruk, tapi juga menyebar cepat di daerah perkotaan yang memiliki layanan kesehatan jauh lebih baik” ujar Dede saat pertemuan.

Ia menambahkan KLB difteri terjadi di 170 kabupaten/kota selama tahun 2017 di 30 Provinsi. Dede juga mengungkapkan di Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2017 peyebaran kasus suspect difteri ada 32 kasus dan pada tahun 2018 ada 4 kasus.

Sementara itu Anggota Komisi IX Betti Shadiq mengatakan upaya pencegahan dan penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri untuk terus dilakukan pengawasan pemerintah pusat dan bersama-sama dengan pemerintah daerah.

“Jika terjadi KLB Difteri maka sistem kewaspadaan dini dan respon terhadap KLB perlu dilaksanakan dengan baik oleh kabupaten/kota, terprogram dan akurat, sehingga proses penanggulangan dapat berjalan cepat dan akurat”. Ujarnya

Ditempat yang sama Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat Mery Yulisday menyampaikan kasusu difteri terjadi sejak 2015 ada 103 orang yang terkena difteri 4 orang meninggal dunia.

Pada tahun 2017 peyebaran kasus suspect difteri di Sumatera Barat yaitu 32 kasus dengan rincian.
1. Kota Padang 14  kasus
2. Kabu Solok Selatan 3 kasus
3. Kab Pesisir Selatan 1 kasus
4. Kab Lima Puluh Kota 4 kasus
5. Kab Padang Pariaman 1 kasus
6. Kab Pasaman Barat 1 kasus
7. Kab  Agam 1 kasus
8. Kab Tanah Datar 1 kasus
9. Kota Bukittinggi 1 kasus
10. Kota Pariaman 4 kasus
11. Kota Payakumbah 1 kasus

Sedangkan pada tahun 2018 kasus  suspect difteri di Sumatera Barat ada 4 kasus dengan rincian,
1. Kota Payakumbah 2 kasus
2. Pesisir selatan 2 kasus. (Hasan Basri)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>