Published On: Rab, Mar 16th, 2016

Kemerdekaan atau Kebebasan Pers Dijamin Sebagai Hak Asasi Warga Negara

Sukabumi POS

Walikota Sukabumi, hari Kamis, 10 Maret 2016, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, secara resmi membuka Seminar Jurnalistik Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2016, dengan mengambil tema, Melalui Peringatan Ke 102 Hari Jadi Kota Sukabumi, Bersama Prof. Dr. Bagir Manan, S.H., MCL., Kita Soroti Kinerja Wartawan. Seminar tersebut, diselenggarakan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Perwakilan Kota Sukabumi, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Sukabumi, STH (Sekolah Tinggi Hukum) Pasundan Sukabumi dan PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Kota Sukabumi.

 

Adapun yang bertindak sebagai nara sumber, yakni Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., sekaligus sebagai Ketua IKA (Ikatan Alumni) STH Pasundan Sukabumi, Ketua Dewan Pers, Prof. Dr. Bagir Manan, S.H., MCL., dan Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Diki Budiman, S.Ik., M.H., serta yang bertindak sebagai Moderator/ Ketua PWI Cabang Jawa Barat, Drs. Mirza Zulhadi. Sedangkan maksud dan tujuannya, dalam rangka memperingati Ke 102 Hari Jadi Kota Sukabumi, tepatnya yang jatuh pada tanggal 1 April 2016, serta HPN (Hari Pers Nasional) Tahun 2016, tanggal 9 Februari 2016, dan Dies Natalis Ke 52 STH Pasundan Sukabumi, tanggal 14 Januari 2016.

 

Dalam sambutannya Walikota Sukabumi menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers, bahwa Kemerdekaan atau Kebebasan Pers dijamin sebagai hak asasi warga negara. Untuk itu, Kebebasan Pers ini merupakan salah satu hak yang diberikan oleh konstitusional atau perlindungan hukum, yang berkaitan dengan media dan bahan-bahan yang dipublikasikan, seperti menyebar luaskan, pencetakan dan penerbitkan surat kabar, majalah, buku atau dalam material lainnya, tanpa adanya campur tangan atau perlakuan sensor dari pemerintah.

 

Namun demikian, setiap insan pers, dalam membuat dan menyebarluaskan pemberitaan harus senantiasa memperhatikan seluruh unsur kode etik jurnalistik yang berlaku. Maksud dan tujuannya, supaya dapat terhindar dari tindakan yang melanggar hukum, serta untuk memuliakan profesi dan diri insan pers sendiri, termasuk harkat dan martabat kemanusiaan. Karena warga masyarakat membutuhkan kedamaian dan suasana kehidupan yang lebih baik, sehingga berita-bertita yang disajikan di berbagai media massa, diharapkan dapat mengandung motif-motif yang baik, serta dapat membentuk peta kognitif tentang dunia yang lebih baik.

 

Dijelaskan pula, peranan pers dengan berbagai media massa-nya, telah menjadi salah satu pilar, sekaligus memainkan peranan yang amat penting, khususnya dalam menggulirkan reformasi, melalui pencerdasan warga masyarakat, serta penyampaian informasi sampai kepada pembentukan opini publik. Hal ini didasarkan pada pemahaman, bahwa pada umumnya media massa dapat memotivasi warga masyarakat ke dalam kehidupan yang lebih demokratis, serta dapat mendorong pemerintah untuk bersikap lebih terbuka, partisipatif dan akomodatif, khususnya dalam merumuskan berbagai kebijakan yang akan digulirkan.(Yunus)

 

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>