Published On: Jum, Mar 18th, 2016

Kedudukan Seorang Kepala Sangat Penting dan Menentukan

Sukabumi POS 

Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., hari Rabu, 16 Maret 2016, di Ruangan Pertemuan Setda Kota Sukabumi, mengambil sumpah dan melantik 4 Pejabat Eselon IV, di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi. Diantaranya Kepala UPT (Unit Pelaksana Teknis) Puskesmas Sukabumi, drg. Suhendro Rusli, Kepala UPT Puskesmas Benteng, drg. Erna, M.H.Kes., Kepala UPT Puskesmas Selabatu, drg. Riska Rachamawati, dan Kasubbag Tata Usaha UPT Puskesmas Selabatu, Lukman Hidayat, S.Kp.

 

Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Dr. H.M.N. Hanafie Zain, M.Si., para Asisten Daerah dan Staf Ahli Walikota Sukabumi, para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), serta undangan lainnya.

 

Dalam sambutannya Walikota Sukabumi menandaskan, kedudukan seorang kepala dalam struktur suatu organisasi sangat penting dan menentukan. Sebab pada umumnya, yang pertama menggerakkan organisasi yakni leader atau kepalanya. Sedangkan follower atau staf, biasanya mengikuti yang dilakukan oleh kepalanya. Demikian pula posisi Kepala UPT Puskesmas sangat penting, dalam rangka mengarahkan staf dan seluruh sumber daya yang dimiliki Puskesmas, agar visi dan misi yang diembannya dapat tercapai.

 

Ditandaskan pula, dalam konteks budaya kerja, kultur masyarakat masih menempatkan pimpinan atau kepala sebagai patron atau sosok panutan yang harus diikuti. Oleh karenanya, bagi setiap pimpinan diperlukan kompetensi dan profesionalisme serta moral yang baik, supaya bisa dengan mudah menggerakkan bawahannya, dalam mencapai visi dan misi organisasi.

 

Walikota Sukabumi menjelaskan, UPT Puskesmas merupakan unit organisasi Pemerintah Daerah yang sangat penting, sebab merupakan garda terdepan, yang berfungsi memberikan pelayanan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, yang diimplementasikan melalui 2 pelayanan kesehatan, yakni pelayanan yang bersifat kuratif, dan pelayanan yang bersifat preventif.

 

Adapun pelayanan yang bersifat kuratif, yakni kegiatan untuk menyembuhkan pasien, sehingga Puskesmas menyelenggarakan Klinik, baik Klinik Umum maupun Klinik Gigi serta Klinik Ibu dan Anak. Sedangkan pelayanan yang bersifat preventif, yakni kegiatan untuk mencegah timbulnya penyakit, melalui berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan, bekerja sama dengan Posyandu dan para Kader Kesehatan, serta melaksanakan sosialisasi tentang kesehatan ke setiap sekolah yang ada di wilayah kerjanya masing-masing.(Yunus)

 

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>