Published On: Rab, Mar 16th, 2016

Kebudayaan Bersifat Abstrak Melahirkan Berbagai Filosofi Hidup

Sukabumi POS 

Wayang Sukuraga sebagai salah satu karya cipta seniman Kota Sukabumi, Efendi dan Asrizal Nur, merupakan sebuah kesenian unik yang hanya ada satu di dunia dan lahir dari Kota Sukabumi. Untuk itu, Wayang Sukuraga dalam perspektif Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., sangat penting dipupuk dan dilestarikan serta dikembangkan, untuk memperkaya khasanah dan puncak-puncak budaya bangsa Indonesia secara keseluruhan. Karena Wayang Sukuraga ini, lahir dengan nilai-nilai filosofis Sunda, yang terkenal dengan keramahtamahan, kesantunan, kegotongroyongan dan agamis, sehingga selain berfungsi menghibur juga menjadi media pendidikan dan pencerahan bagi warga masyarakat.

 

Dikatakannya, semua pihak harus memahami, bahwa kebudayaan yang bersifat abstrak, telah melahirkan berbagai filosofi hidup, sistem nilai, dan kearifan lokal yang luhur. Demikian pula kebudayaan yang bersifak konkrit, telah mewujud dalam berbagai bentuk karya arsitektur, seperti berbagai candi yang megah, bahasa daerah, serta karya cipta manusia lainnya yang cenderung indah dan bisa dinikmati hasilnya, bahkan dapat menjadi warisan bagi generasi muda penerus bangsa di masa mendatang.

 

Bagi Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., dan Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., senantiasa berkomimen untuk melestarikan sekaligus mengembangkan kesenian dan kebudayaan di Kota Sukabumi, diantaranya dengan telah membentuk DKKS (Dewan Kesenian Kota Sukabumi), tepatnya pada tanggal 1 April 2015 yang lalu.

 

Diharapkannya, melalui lembaga tersebut dapat lebih menggairahkan para pelaku seni dan budaya, khususnya dalam mengenalkan sejak dini kepada generasi muda, sekaligus memberi ruang untuk mengembangkannya. Bahkan beberapa kesenian yang berkembang di masyarakat Kota Sukabumi, seperti pencak silat telah masuk sebagai muatan lokal dalam kurikulum di setiap jenjang persekolahan di Kota Sukabumi. Selain itu, ke depan Pemerintah Kota Sukabumi akan membangun gedung kesenian yang representatif, karena telah menjadi program Pemerintah Kota Sukabumi.

 

Dijelaskannya, Wayang Sukuraga yang sarat dengan nilai-nilai filosofis sosio-spiritual serta telah dikenal di tingkat nasional dan manca negara, beserta kesenian dan kebudayaan lainnya, terutama yang lahir sebagai kearifan lokal, diharapkan dapat menjadi ikon Kota Sukabumi pada khususnya, umumnya Jawa Barat dan Nasional, sekaligus dapat memberikan multiplier effect bagi aktifitas warga masyarakat, termasuk pariwisata dan perekonomian. Hal ini selaras dengan Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi, Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Belandaskan Iman dan Taqwa 

Berkaitan dengan hal tersebut, Walikota Sukabumi mengharapkan, agar Wayang Sukuraga dengan berbagai keunikannya ini, dapat menjadi pemikat para wisatawan, baik domestik maupun asing, untuk senantiasa datang ke Kota Sukabumi, sekaligus menyaksikan, menghayati dan mengkaji Wayang Sukuraga, sebagai kesenian komtemporer, yang dalam jangka waktu 100 tahun ke depan, akan menjadi seni tradisi bagi generasi penerus bangsa Indonesia.(YUNUS)

 

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>