Published On: Ming, Agu 30th, 2015

HONORER K2 TIDAK PERLU RESAH DENGAN PUTUSAN MK

JAKARTA, (Sukabumi Pos),- Hasbi Prabumulih, Ketua pembina Forum Honorer Indonesia (FHI) Pusat, menyikapi putusan hasil uji materi oleh Mahkamah Konstitusi (MK) yang membuat resah para Honorer Kategori 2 (HK2). Putusan MK ini terdiri dari beberapa pasal-pasal, yakni: Pasal 2 huruf a; Pasal 2 huruf j; Pasal 6; Pasal 61; Pasal 66 ayat (2); Pasal 136; Pasal 137 dan Pasal 139 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN).

Pasal-pasal tersebut diajukan oleh tiga orang tenaga honorer yang dirasa Hasbi tidak mewakili keseluruhan tenaga honorer non-K2 yang ada di Indonesia. Oleh karena itu, FHI Perlu menyikapi hal tersebut. Karena, hal tersebut telah menimbulkan kerisauan kepada para HK2 di Indonesia.

FHI memandang bahwa keputusan MK tersebut seharusnya  terpisah dan tidak ada hubungan nya dengan proses penyelesaian HK2 yang kini sedang dibahas oleh Pemerintah melalui Menteri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan & RB) dan Komisi II DPR RI. Pembahasan tersebut merupakan proses politik yang melahirkan beberapa kesepakatan antara Pemerintah dan Wakil Rakyat di parlemen dalam meningkatkan status dan kesejahteraan HK2 yang belum terselesaikan oleh pemerintah melalui PP 56, sehingga alur dan tahapan penyelesaian HK2 tidak bisa berjalan secara normal sesuai batas waktu yang ditentukan dalam PP 56 yang berakhir Desember 2014.

FHI Mendukung hasil proses keputusan Politik di DPR RI baik melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Panitia Kerja (Panja) Komisi II DPR RI dalam menyelesaikan permasalahan HK2 dan meminta pemerintah untuk mengangkat HK2 secara bertahap sesuai kemampuan negara melalui seleksi Administrasi bukan tes CAT dan dibarengi dengan sebuah payung hukum.

FHI dalam hal tersebut meminta dan menuntut Pemerintah segera menindak lanjuti hasil Panja dengan membuat Formulasi kebijakan dan Skenario Penyelesaian HK2 agar bisa mengakhiri polemik tenaga honorer secara nasional agar tidak menimbulkan Kerisauan dan spekulasi bermacam-macam terkait HK2.

Namun, terkait hal tersebut, FHI juga menghimbau kepada seluruh HK2 untuk bersabar dan TIDAK melakukan tindakan Anarkis untuk memberikan kesempatan pada pemerintah & DPR RI agar bekerja menyelesaikan permasalahan HK2. (Nan,S)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>