Published On: Ming, Des 25th, 2016

Hari Ibu Sebagai Momentum Kebangkitan Bangsa

Hari Ibu Sebagai Momentum Kebangkitan BangsaSukabumi POS

                Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M. selaku Inspektur Upacara menandaskan, Hari Ibu lahir dari kancah pergerakan bangsa Indonesia. Selain itu juga ditandaskan, dalam pergerakan kebangsaan kemerdekaan, peran perempuan Indonesia menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam perjuangan bangsa, untuk meraih kemerdekaannya. Disamping itu, keterlibatan perempuan dibuktikan melalui Kongres Perempuan pertama, tepatnya tanggal 22 Desember 1928, di Yogyakarta, yang telah mengukuhkan semangat dan tekad bersama, untuk mendorong kemerdekaan Indonesia. Penandasan Walikota Sukabumi, disampaikan saat memberi sambutan, pada Upacara Peringatan Hari Ibu Ke 88, yang dirangkai dengan Peringatan Hari Bela Negara dan Hari Nusantara, serta Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lodaya Tahun 2016 Tingkat Kota Sukabumi, dan Pengukuhan Tim Unit Saber Pungli (Sapu Bersih Pungutan Liar) di Kota Sukabumi, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, hari Kamis, 22 Desember 2016.

                Dijelaskannya, hakikat Peringatan Hari Ibu yang dilaksanakan setiap tahun, yakni untuk mengingatkan kepada seluruh rakyat Indonesia terutama kepada generasi muda, akan makna Hari Ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan, serta gerak perjuangan kaum perempuan, yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Untuk itu, sebagai apreslasi atas gerakan yang bersejarah ini, peringatan Hari Ibu ditetapkan tanggal 22 Desember, sebagai hari nasiona! bukan hari libur. Selain itu juga diharapkan, Peringatan Hari Ibu ini, dapat mendorong semua pemangku kepentingan, untuk senantiasa memberikan perhatian dan pengakuan, akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan, khususnya yang dapat membawa pengaruh positif bagi peningkatan kuaiitas hidup, pemenuhan hak dan kemajuan perempuan.

                Diharapkan pula, semua pihak harus dapat meyakini, apabila perempuan diberi peluang dan kesempatan, akan mampu meningkatkan kualitas hidupnya secara mandiri. Buktinya pada saat ini, dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara, perempuan mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan, atau menjadi agent of change. Pada kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi membacakan Ikrar Bela Negara, yang diikuti oleh seluruh peserta upacara dan undangan. Selain itu, juga diserahkan bantuan hibah satu unit Mobil Perpustakaan Keliling dari Perpustakaan Nasional RI, oleh Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional RI, Drs. Dedi Junaedi, M.Si., kepada Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., yang selanjutnya diserahkan kembali kepada Kepala Kapusipda (Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah) Kota Sukabumi, Nicke Siti Rahayu, S.H., M.H., serta penyerahan bunga dari sejumlah pelajar kepada para ibu, diiringi lagu Bunda oleh Paduan Suara STH (Sekolah Tinggi Hukum) Pasundan Sukabumi.(M.YUNUS)

 

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>