Published On: Ming, Jun 7th, 2015

HAIKU NUSANTARA GELAR BACA PUISI HAIKU DI UNPAD

PUISIBANDUNG, ( Sukabumi Pos ),-. Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNPAD mengadakan diskusi dan pembacaan haiku di Pusat Studi Bahasa Jepang FIB UNPAD Jatinangor, Jumat, 5 Juni 2015, pukul 13.30-16.30. Otsuka Hiroko, Ari Jogaiswara Adipurwawidjana (FIB UNPAD), Teddi Muhtadi (FIB UNPAD), Taufik Faturohman (HARA), dan Hikmat Gumelar (HARA) akan menjadi pembicara diskusi “Membaca Haiku: Mencari Akar dan Keragaman Budaya Nusantara”.

Ketua Panitia Sudiyanto Admipro mengatakan bahwa kegiatan baca Haiku di UNPAD kerjasama dengan FIB Unpad. Bagi Sudiyanto, keunikan puisi Jepang Haiku ini sangat menarik untuk diekplorasi kedalamannya dan keunikannya” Bayangkan, dengan 17 suku kata, penyair diperas harus bisa menyuguhkan maksud dari isi yang dikehendaki oleh sang penyair “ paparnya saat ditemui dilokasi kegiatan.

Apa yang dipaparkan Sudiyanto dibenarkan oleh salah seorang anggota Hara yang di grup Hara memakai nama akun @Bianglala Liss, menurutnya, sejak kenal dengan haiku, ada sesuatu yang membuat dirinya ketagihan untuk terus mengetahui tentang haiku “ Termasuk kedatangan saya ke sini pun karena kepanasaran saya ingin tahu pembacaan puisi haiku ini” jelasnya.

Menurut Lilis nama asli dari pemegang akun @ Bianglala Liss, menciptakan satu judul haiku sangat menantang agar kaidah yang dikandung dalam pakem haiku bisa tersampaikan oleh para penikmat haiku “ Sekalipun demikian, saya belum puas mengekplorasi kedalaman  haiku terutama dalam tehnik mengatur kalimat demi kalimat agar harmoni haiku masuk “ jelasnya lagi.

Apa yang dimaksud Lilis ternyata memancing salah seorang mahasiswi Unpad yang kini duduk disemester 8. Menurutnya, puisi Jepang haiku ini membuat dirinya kagum.” Saya sementara ini menyimak dulu deh, karena saya baru sepekan mengetahui puisi haiku ini dari pak Hikmat Gumelar saat mengenalkan di kampus baru-baru ini “ jelasnya yang sejak dari tadi dengan khusu menyimak nara sumber memaparkan.

Ada yang menarik  saat pemaparan ke lima narasumber, hingga sanggup membius auden yang  sudah berkumpul dari jam 13 hingga jam menunjukkan di angka 16. Taufik Faturohman yang sering menulis haiku jenis senryu  membuat pengunjung yang memadati aula Sastra Jepang dibuatnya tergelak dengan gaya humornya

Acara ditutup dengan menampilkan Rasus Budhyono dosen Sastra Inggris FIB Unpad, memainkan seruling dengan gaya teater sekaligus mengakhiri helatan baca haiku yang telah menyihir seluruh pengunjung yang datang dari berbagai daerah juga yang berlatar belakang profesi itu. ( Liss )

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>