DPRD dan Pemrov Jawa Barat Minta Masyarakat Waspada Hadapi Bencana Alam

DPRD dan Pemrov Jawa Barat Minta Masyarakat Waspada Hadapi Bencana Alam
DR. Hj. Ineu Purwadewi Sundari, S.Sos., MM

Bandung ( Sukabumi Pos ) – Intensitas curah hujan yang sangat tinggi mengguyur Jawa Barat baru-baru ini mendorong anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat meminta masyarakat dan Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kewaspadaan kemungkinan bencana alam di penghujung tahun 2021.

“Lebih kepada imbauan untuk siap siaga atau waspada menghadapi bencana alam, baikuntuk masyarakat dan pemerintah. Saya harap masyarakat dan Pemda seluruh Jawa Barat meningkatkan kewaspadaan “ jelas Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi beberapa waktu lalu di Bandung.

Kewaspadaan akan terjadinya bencana harus disiapkan, lanjutnya Ineu, mengingat bencana alam akibat musim hujan seperti banjir dan tanh londsor telah terjadi di sejumlah wilayah Jawa Barat.

“ Saat ini intensitas hujan hampir setiap hari seperti di wilayah Bandung, sehingga bagi warga yang tinggal di daerah rawan harus berhati-hati dan terus meningkatkan kewaspadaan agar terhindar dari marabahaya bencana alam “ lanjut Ineu lagi.

Menurut anggota DPRD PDI Perjuangan dari wilayah pemilihan XI menyambut baik langkah Pemprov Jawa Barat akan menganggarkan Rp. 500 miliar dari Biaya Tak Terduga ( BTT ) untuk antisipasi bencana menghadapi musim hujan.

“ Jadi memang dengan ada Permendagri Nomor 20 Tahun 2020 yang menyatakan bahwa BTT jadi perhitungan belanja yang harus dianggarkan selain untuk Covid 19, tapi juga termasuk bencana alam. Jadi bagus ya sudah direncanakan oleh Pemprov Jawa Barat” tambah Ineu lagi.

Ditempat terpisah, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum meminta masyarakat waspada bencana alam menghadapi musim hujan seperti sekarang. Potensi tingginya curah hujan membuat sejumlah daerah rawan bencana hidrometeorologi.

“ Saya atas nama pemerintah berharap kepada masyarakat untuk waspada dalam menjelang musim hujan seperti sekarang ini. Musim hujan sekarang ini intensitas nya besar, kita juga bisa rasakan dan lama “ jelas Uu.

 

Redaktur             : Rangga

Reporter              : Didik Suprasiyono