Published On: Ming, Mei 3rd, 2015

DANA BLSM DISUNAT OKNUM KADES MARGALUYU PURABAYA

SUKABUMI, (SUKABUMI POS) Dana bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) desa Margaluyu kecamatan Purabaya kabupaten Sukabumi diduga di Sunat oknum Kades berinisial H.D. sebesar Rp. 150 ribu per kepala keluarga (KK). Pasalnya, dana BLSM tersebut hanya diterima masyarakat  yang mendapatkan BLSM  sebesar Rp. 450 ribu rupiah, padahal seharusnya tiap Kepala keluarga berhak menerima bantuan sementara sebesar Rp.600 ribu rupiah.

Disunatnya dana bantuan itu karena proses pencairannya melalui pemerintah Desa setempat, yang semestinya harus dicairkan langsung melalui kantor pos. Meskipun masyarakat tidak sampai protes terhadap potongan dana BLSM tersebut namun tetap saja bocoran penyunatan muncul juga kepermukaan. Bahkan salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya mengirimkan surat pengaduan melalui Lembaga bantuan hukum (LBH) Pers Sukabumi yang intinya meminta kasus penyunatan BLSM di desa Margaluyu ditindak lanjuti secara hukum.

Awalnya oknum kades H.D. yang diduga berani melakukan penyunatan bantuan bagi masyarakat miskin itu berdalih, hasil musyawarah desa yang dihadiri berbagai unsur desa mulai dari Badan pertimbangan desa (BPD), Lembaga pemberdayaan masyarakat desa (LPMD), ketua RT/RW, kepala dusun dan staf desa. Sementara itu oknum kepala desa Margaluyu kecamatan Purabaya kabupaten Sukabumi, H.D. saat dikonfirmasi melalui telepon seluler rekan kepala desa lain hanya mengatakan pasrah dan meminta jalan keluar lain, namun entah mengapa konfirmasi itu tidak berlanjut karena akan mengadakan musyawarah dengan pihak BPD.

Lain lagi dengan jawaban Camat Purabaya, Anwari yang berbicara langsung dengan Sukabumi pos melalui telepon selulernya menegaskan, pihaknya membenarkan pencairan dana bantuan bagi masyarakat miskin tersebut tidak melalui kantor pos tapi melalui pemerintahan desa. “Bisa saja terjadi adanya pemotongan seperti itu, tapi kalau pemotongan sebesar Rp.150 ribu rupiah ada bagian untuk kecamatan itu tidak benar sebab saya tidak pernah memerintahkan pemotongan bantuan langsung sementara masyarakat miskin, saya siap di cek kelapangan,” tegas Anwari. Bahkan Anwari mengundang Sukabumi pos dan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kabupaten Sukabumi  untuk bersilaturahmi serta mengklarifikasi  ke kantornya di Purabaya, sekalian bertemu dan ngobrol dengan muspika kecamatan Purabaya. Hal ini disampaikannya lewat pesan singkatnya pada Senin, (20/4/2015) lalu. (tim SP)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>