Published On: Sab, Mar 11th, 2017

BPSK Kota Sukabumi Sudah Menangani 4 kasus

Sukabumi POS

Jumlah warga masyarakat Kota Sukabumi yang melaporkan sengketanya ke BPSK (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen) Kota Sukabumi, pada tahun 2016 mengalami peningkatan sebanyak 100 persen lebih dari tahun 2015, yakni mencapai 24 kasus, atau mengalami peningkatan sebanyak 13 kasus. Karena pada tahun 2015, hanya mencapai 11 kasus. Dari jumlah kasus tersebut, kebanyakan kasus kredit di leasing, serta sisanya kasus perbankan dan asuransi.

Namun demikian, menurut salah seorang Anggota BPSK Kota Sukabumi, H. Oscar Lesnusa, S.H., M.M., jumlah kasus tersebut terbilang masih relatif kecil, apabila dibandingkan dengan berbagai permasalahan yang ada di masyarakat. Dijelaskannya, dari jumlah 24 kasus tersebut, dapat diselesaikan dengan cara musyawarah, serta tidak diajukan ke pengadilan. Dijelaskan pula, adanya peningkatan jumlah kasus yang dilaporkan warga masyarakat ke BPSK Kota Sukabumi hingga mencapai 24 kasus tersebut, karena warga masyarakat sudah mulai melek terhadap keberadaan serta peran dan fungsi BPSK Kota Sukabumi.

Adapun salah satu upaya untuk meningkatkan jumlah warga masyarakat yang melaporkan sengketanya ke BPSK Kota Sukabumi ini, diantaranya ditempuh melalui penyuluhan dan sosialisasi kepada segenap lapisan warga masyarakat secara kontinyu, serta saat ini sedang dicoba dibentuk kelompok-kelompok konsumen cerdas, di setiap kecamatan se Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, untuk memperkenalkan keberadaan, termasuk peran dan fungsi BPSK Kota Sukabumi, kepada segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi. Dengan demikian, setiap warga masyarakat Kota Sukabumi dapat melaporkan sengketanya ke BPSK Kota Sukabumi, untuk ditangani dan diselesaikan secara bersama-sama dengan BPSK Kota Sukabumi.

Menyinggung jumlah kasus yang sudah ditangani oleh BPSK Kota Sukabumi pada tahun 2017 ini, hingga bulan Februari 2017, pihak BPSK Kota Sukabumi sudah menangani sebanyak 4 kasus, diantaranya sebanyak 2 kasus sudah selesai dan sebanyak 2 kasus lagi akan segera disidangkan. Adapun dari ke 4 kasus tersebut, antara lain sebanyak 3 kasus masalah leasing, dan 1 masalah asuransi.

Selain itu juga dijelaskan, kurang optimalnya BPSK Kota Sukabumi dalam dalam menangani dan menyelesaikan berbagai kasus yang dilaporkan oleh warga masyarakat, karena belum adanya peraturan BPSK, untuk memanggil paksa terhadap lembaga atau perusahaan yang dilaporkan warga masyarakat, apabila tidak datang setelah 3 kali dipanggil oleh BPSK. Disamping itu, peran dan fungsi BPSK sudah diatur dalam pasal 23 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999, tentang Perlindungan Konsumen, diantaranya menangani dan menyelesaikan sengketa konsumen di luar pengadilan, dengan cara konsiliasi, mediasi dan arbitrase.(MAY/AMH)

 

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>