Published On: Sab, Des 16th, 2017

BPJS Ketenagakerjaan Diminta Lebih Proaktif Mensosialisasikan Programnya

Anggota tim kunjungan komisi IX DPR RI ke Provinsi Maluku, Siti Masrifah meminta BPJS Ketenagakerjaan untuk lebih aktif lagi dalam mensosialisasikan program-programnya kepada para pekerja TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) yang sampai saat ini belum seluruhnya dicover oleh BPJS Ketenagakerjaan.
” Yang pertama penyebabnya itu adalah karena ketidaktahuan para pekerja, karena ketidaktahuan pekerja mungkin ini karena sosialisasi yang kurang. Nah kita mendorong agar sosialisasi oleh BPJS Ketenagakerjaan itu lebih ditingkatkan lagi, supaya para pekerja itu punya kesadaran bahwa mereka harus ikut menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Karena kan, dengan BPJS Ketenagakerjaan itu mereka akan tercover dengan resiko kecelakaan kerja kemudian mereka juga bisa mendapatkan jaminan hari tua, jaminan kematian dan sebagainya. Ini yang perlu didorong oleh kita kepada BPJS Ketenagakerjaan agar bisa disosialisasikan lebih luas lagi,” ungkapnya saat melakukan peninjauan tenaga kerja di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Provinsi Maluku, Jumat (15/12).
Dalam kesempatan tersebut, Nurmansyah juga menekankan kepada pengurus koperasi TKBM di Pelindo IV di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon untuk memperhatikan sistem penggajian para TKBM, meskipun menurut informasi yang didapat tidak ada masalah yang serius soal sistem pengupahan/penggajiannya. Dirinya mengingatkan, meskipun demikian, jangan sampai seperti di Pelindo I dimana hingga kini karena koperasi TKBMnya bermasalah, para pekerja menjadi korban dengan tidak digaji selama 1 tahun.
Selain itu, dirinya juga menyoroti upah yang diterima oleh pekerja TKBM di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon. Upah yang mereka terima memang cukup bervariasi dengan sistem pengupahan berdasarkan banyaknya melakukan bongkar muat barang.
“Sekali bongkar muat antara 400-800 ribu, dan sebulan itu bisa 3-4 kali, dan kalau cuma 3 kali dan minimal 400 itu cuma dapat 1,2 Juta. kalau misalnya tadi di awal dia bilang 500 itu dikalikan 4 cuma dapat 2 juta. Padahalkan upah minimum harusnya lebih dari 2 Juta. Karena itu, hal ini yang kemudian menjadi perhatian. Untung hari ini kami, komisi 9 mengajak semua mitra kerja yang nantinya kita menginginkan untuk bisa ditindaklanjuti oleh mitra kerja di komisi 9 misalnya BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya. (Hasan Basri)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>