Published On: Rab, Mar 16th, 2016

Bencana Banjir Diakibatkan Selokan dan Saluran Tidak Mampu Menampung Luapan Air Hujan

Sukabumi POS 

Kepala Unsur Pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Sukabumi, Drs. Asep Suhendrawan, menghimbau kepada segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi, agar senantiasa waspada, atas kemungkinan terjadinya bencana, di wilayahnya masing-masing. Karena selama 3 bulan terakhir, tepatnya sejak bulan Januari 2016 sampai dengan bulan Maret 2016 ini, di wilayah Kota Sukabumi sudah terjadi 19 kali bencana, yang diakibatkan cuaca ekstrim, yakni derasnya intensitas hujan di Kota Sukabumi. Diantaranya bencana longsor, banjir, kebakaran, angin topan dan bencana lainnya, seperti rumah ambruk, pohon tumbang dan lain-lain.

 

Adapun bencana yang baru-baru ini terjadi di wilayah Kota Sukabumi, diantaranya bencana banjir di wilayah Kelurahan Dayeuhluhur Kecamatan Warudoyong, longsor TPT (Tebing Penahan Tanah) milik SDN Lamping 1 Kelurahan Gedong Panjang Kecamatan Citamiang, banjir di wilayah Kelurahan Benteng Kecamatan Warudoyong, longsor dan banjir di wilayah Kelurahan Karangtengah Kecamatan Gunungpuyuh, serta longsor di wilayah Kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole.

 

Lokasi bencana tersebut, sudah ditinjau langsung oleh Walikota Sukabumi, Wakil Walikota Sukabumi, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten Daerah dan Staf Ahli Walikota Sukabumi, serta para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait, termasuk oleh para Camat dan Lurah masing-masing.

 

Bahkan Walikota Sukabumi, Wakil Walikota Sukabumi dan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, sudah menginstruksikan UPT RSUD (Unit Pelaksana Teknis Rumah Sakit Umum Daerah) AL-Mulk Kota Sukabumi dan seluruh Puskesmas yang ada di wilayah Kota Sukabumi, untuk memberikan pelayanan dan pengobatan gratis kepada warga masyarakat Kota Sukabumi, khususnya para korban bencana tersebut.

 

Adapun bencana yang paling banyak terjadi selama 3 bulan terakhir dalam tahun 2016 di Kota Sukabumi, seperti dijelaskan Kepala Unsur Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, yakni bencana angin topan. Sedangkan bencana banjir yang terjadi di wilayah Kota Sukabumi, diakibatkan selokan dan saluran air yang tidak mampu menampung luapan air hujan. Dijelaskan pula, dalam bencana tersebut, tidak ada korban jiwa yang bersifat fatal, hanya kerugian materil saja.

 

Selain itu juga dijelaskan, secara geografis, wilayah Kota Sukabumi merupakan wilayah rawan bencana longsor. Oleh karenanya, hampir dalam setiap terjadi musim hujan, di wilayah Kota Sukabumi senantiasa terjadi bencana longsor. Kepala Unsur Pelaksana BPBD Kota Sukabumi juga menjelaskan, dari 7 wilayah Kecamatan se Kota Sukabumi, ada 3 wilayah Kecamatan yang menjadi perhatian BPBD Kota Sukabumi, yakni wilayah Kecamatan Cikole, Gunungpuyuh dan Warudoyong.(Yunus)

 

About the Author

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. Inas Nabilah berkata:

    Saya turut prihatin atas kejadian tersebut.
    Saya juga mempunyai link berita terkini yang mungkin bermanfaat.
    Silahkan kunjungi Berita Terkini Universitas Gunadarma

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>