Published On: Sab, Mar 19th, 2016

Aksi Terorisme Berpotensi Mengoyak Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia

Sukabumi POS

Seperti ditandaskan Asisten Pemerintahan Setda Kota Sukabumi, Drs. H. Andri Setiawan, M.M., bangsa Indonesia sering dilanda konflik, baik konflik vertikal maupun konflik horizontal. Selain itu, juga sering terjadi aksi yang sangat menghawatirkan seluruh bangsa Indonesia, baik yang berasal dari dalam maupun dari luar negeri. Seperti aksi terorisme pada awal tahun 2016 ini di Jakarta, yang menewaskan 7 orang, serta tertangkapnya sekelompok orang yang diduga teroris, baik di Poso Sulawesi Tengah dan Kroya Jawa Tengah, maupun di Malang Jawa Timur dan tempat lainnya di Indonesia.

 

Hal tersebut memberikan gambaran kepada seluruh bangsa Indonesia, bahwa aksi terorisme dan berbagai aksi kekerasan lainnya di Indonesia, betapa dekat, cepat dan massif, serta sangat berpotensi mengoyak keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Dikatakannya, aksi terorisme dan berbagai aksi kekerasan lainnya di Indonesia tersebut, menjadi tantangan bagi seluruh bangsa Indonesia, khususnya dalam upaya mengantisipasi dan menanganinya. Sebab membutuhkan kebersamaan dari seluruh bangsa Indonesia, termasuk dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan bangsa Inonesia dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Disamping itu, juga memerlukan kesadaran dari seluruh komponen anak bangsa Indonesia, akan pentingnya dan perlunya upaya bersama, khususnya dalam menjaga dan mengawal secara simultan keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa.

 

Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi, melalui Kantor Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik) Kota Sukabumi, menyelenggarakan Diklat (Pendidikan dan Pelatihan) Dasar Deteksi Dini Tahun 2016, bagi pengurus dan anggota FPK (Forum Pembauran Kebangsaan), FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama), FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat), Ketua RW dan RT di Kota Sukabumi, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan bela negara dan rasa cinta terhadap tanah air, tepatnya pada tanggal 16 Maret 2016, di Gedung Korpri Kota Sukabumi, Jalan Pelabuhan 2 Kilometer 5 Kota Sukabumi.

 

Adapun para nara sumber yang memberikan materi dalam Diklat ini, yakni dari Kantor Kesbangpol Kota Sukabumi, Polres Sukabumi Kota, Kodim 0607 Kota Sukabumi, dan Kejaksaan Negeri Sukabumi. Diharapkannya, seluruh peserta yang mengikuti Diklat ini, dapat berpartisipasi secara aktif, serta dapat memahami esensi dari upaya deteksi dini, termasuk dalam upaya menjaga dan memelihara keamanan, ketenteraman dan ketertiban, khususnya di wilayah Kota Sukabumi.(Yunus)

 

 

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>