Published On: Kam, Des 31st, 2015

BAZNAS SOSIALISASIKAN PEMBENTUKAN PERWAKILAN LAYANAN ZIS

CIKEMBAR – Dalam mengoptimalisasikan penyerapan dan penyaluran zakat fitrah di Kabupaten Sukabumi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukabumi adakan sosialisasi perbentukan perwakilan layanan Zakat, Infaq dan Sodakoh (ZIS) Selasa, (29/12). di Aula Pusbangdai Cikembang Kecamatan Cikembar. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pengumpulan Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) dari masyarakat muslim serta di hadiri Penjabat Bupati, Kepala Kemenag, Para Camat, Kepala KUA Kabupaten Sukabumi.
Kepala BAZNAS Kabupaten Sukabumi H.U. Ruyani menjelaskan, atas dasar Undang-Undang (UU) No 23 Tahun 2011 dan PP No 14 tahun 2014 bahwa dalam mengoptimalisasikan pengelolaan yang di dalamnya terdapat empat fungsi. Diantaranya, bidang pengumpulan, keuangan dan bidang administrasi, zakat, infak dan sodakoh. Untuk BAZNAS memutuskan membuat peraturan No 1 Tahun 2015 tentang pembentukan perwakilan layanan ZIS di Kecamatan.”
Tugas dan fungsi perwakilan layanan kecamatan nantinya harus mengumpulkan ZIS dari masyarakat di wilayah kerjanya.
Dan hasil pengumpulan zakat mal akan di setorkan seluruhnya pada BAZNAS Kabupaten Sukabumi,” tegas Ruyani.
Dalam menjalankan tugas dan fungsinya tutur Ruyani, perwakilan layanan kecamatan harus membentuk koordinator Unit Pengumpul Zakat (UPZ) desa dan UPZ mesjid.”Namun, bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau aparatur dan siswa sekolah dalam pengumpulan ZIS akan dilakukan oleh UPZ lain diluar perwakilan layanan kecamatan, “ungkapnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, sekitar Rp.14 miliar BAZNAS Kabupaten Sukabumi telah berhasil mengumpulkan ZIS terhitung dari awal Januari 2015 hingga akhir November 2015.”Kami ucapkan terima kasih pada masyarakat Kabupaten Sukabumi yang telah menjadikan Sukabumi sebagai Kabupaten  baik dalam menggerakan masyarakat akan n .”Kami ucapkan terima kasih pada masyarakat Kabupaten Sukabumi yang telah menjadikan Sukabumi sebagai Kabupaten  baik dalam menggerakan masyarakat akan pentingnya kewajiban berzakat. Semoga dengan sosialisasi seperti ini dapat mendongkrak kesadaran masyarakat dalam berzakat,”
Penjabat Bupati Sukabumi Achadiat Supratman Sanro’I menjelakan, ia meminta kepada Baznas kabupaten Sukabumi dalam pengelolaan zakat agar segera merestrukturisasi dan membentuk pengurus UPZ ditingkat desa sehingga pengelolaan zakat lebih optimal sesuai peraturan perundang-undangan tentang pengelolaan zakat. ” Selain itu, hal ini diharapkan bisa menyelesaikan dan membantu pemerintah dalam upaya mengentaskan.
Hal senada diucapkan Abdul Sekertaris GmnI Sukabumi mengatakan pada awak media. ” Belanja zakat harus tepat pada penerima zakat itu sendiri dan juga harus dikelola secara baik dan bertanggung jawab baik di dunia maupun di akherat kelak.” Kata adul. (Herd2)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>